Aturan Tampilan Emosi
display rule
Ringkasan Singkat
Standar sosial yang dipelajari untuk mengatur ekspresi emosi berdasarkan budaya tertentu.
Aturan tampilan emosi (display rule) adalah standar yang dipelajari secara sosial yang mengatur kapan, di mana, dan kepada siapa seseorang dapat mengekspresikan emosi tertentu. Aturan ini sangat bervariasi antar budaya; misalnya, ekspresi kemarahan mungkin dianggap wajar di beberapa budaya, tetapi harus ditekan di budaya lain untuk menjaga keharmonisan sosial.
Konsep ini diperkenalkan oleh psikolog Paul Ekman pada tahun 1972. Aturan tampilan menjelaskan mengapa orang dari budaya yang berbeda mungkin menunjukkan reaksi wajah yang sangat berbeda terhadap situasi yang sama, meskipun emosi internal yang mereka rasakan mungkin serupa.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Ekman, P. (1972). Universals and Cultural Differences in Facial Expressions of Emotion.
- Matsumoto, D. (1990). Cultural Similarities and Differences in Display Rules.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.